“SYARAT UNTUK MEMPEROLEH APEC BUSINESS TRAVEL CARD (ABTC)”


1. Mengisi Permohonan formulir ATBC
2. Melampirkan Dokumen sebagai berikut:
a. Surat permohonan dari Perusahaan ditujukan kepada, Dep. Hukum & Ham RI Dirjen Imigrasi Jl. Hr. Rasuna Said Kuningan – Jakarta.
b. Surat Referensi Bank ditujukan kepada, Dep. Hukum & Ham RI Dirjen Imigrasi Jl. Hr. Rasuna Said Kuningan – Jakarta
c. Surat Rekomendasi dari Asosiasi / Profesi (Contoh : APINDO, GAIKINDO, ASOSIASI PERUSAHAAN PELAYARAN, KADIN, dll)
d. Fotokopi Dokumen Perjalanan (Paspor), 1 buku penuh (full book) yang berlaku sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun
e. Pas foto berwarna berukuran 3X4, berlatar belakang merah sebanyak 02 lembar
f. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
g. Melampirkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) asli
h. Melampirkan fotokopi rekening tabungan pribadi minimal sebesar Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) yang telah dilegalisir dari bank penerbit.

 

 

KPP APEC dipergunakan sebagai Multiple Short Term Entry selama 03 (tiga) tahun atau sepanjang masa berlaku paspor ke Negara-negara peserta KPP APEC yang memberikan persetujuan pre clearance. Short Term Entry diberikan minimum selama 02 (dua) bulan tiap entry dan maksimum 03 (tiga) bulan, tergantung kebijakan masing-masing ekonomi.
 
KPP APEC berfungsi sebagai visa elektronik, para pebisnis tidak perlu memohon visa dan izin masuk lagi dari Kedutaan Besar atau Perwakilan Negara, pemegang KPP APEC cukup menunjukan kartu tersebut dengan paspor dalam proses pemeriksaan keimigrasian di jalur khusus Bandara yang ditunjuk.
 
Berikut negara-negara yang tergabung dalam KPP APEC : Australia, Malaysia, Mexico, New Zealand, Papua New Guinea, Peru, Japan, Korea, United State, Vietnam,Indonesia, Philippines, Singapore, Chinese Taipei, Thailand, Brunei Darussalam, Chile, China, dan Hong Kong(China)
 
Lama proses pengurusan visa +/- 06 bulan 
UPDATE 17 November 2011